Skip to main content

Ahok Marah Dituduh Terima Rp.329 Miliar Dana CSR Agung Podomoro


Ahok Di Fitnah Menerima Dana Reklamasi Dan Kalijodoh

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok marah dituduk terima  Rp.329 Miliar Dana CSR Agung Podomoro.  Ia pun berencana menggugat keduanya. Alasan Ahok marah akibat pemberitaan media tersebut, yang menyatakan adanya barter dana penggusuran Kalijodo dengan penurunan kontribusi yang wajib dibayarkan pengembang proyek reklamasi.

Ahok Marah Dituduk Terima Rp.329 Miliar Dana CSR Agung Podomoro

Bahkan, ia tak ragu menyebut pemberitaan tersebut jahat. Ia mengklaim tidak pernah ada kesepakatan antara dirinya dan APL.  Ini aku enggak tahu kertas ini (daftar kontribusi tambahan) benar atau enggak. Tetapi, judul (berita) itu jahat banget. Jadi, ini catatan Agung Podomoro, ini jahat banget," kata Ahok. Pemeberitaan tersebut  tentang pemberian dana sebesar Rp 392 miliar dari PT Agung Podomoro Land (APL) kepada dirinya. Ahok bahkan berniat melaporkannya ke polisi untuk mencari oknum penyebar data.

Data tersebut berjudul ‘Daftar Kontribusi Tambahan (Bukan CSR) yang telah diterima Gubernur Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok dari Agung Podomoro Land’. Data yang dilengkapi tabel nama proyek dan (nilai) kontrak tersebut juga mencantumkan penjelasan bahwa kontribusi tersebut tidak memiliki payung hukum.

Ahok Marah Dituduk Terima Rp.329 Miliar Dana CSR Agung Podomoro

Kamu lihat judulnya ya, ini jahat banget loh. “Daftar kontribusi tambahan (bukan CSR)”, tapi sialan! tegas Ahok dengan nada tinggi di Balai Kota. Dalam salah satu baris di tabel tersebut muncul data nama proyek ‘Penertiban Kalijodo’ dengan kontrak sebesar 6 miliar. 

Ahok menyatakan tidak pernah mengetahui tentang uang Rp 6 miliar tersebut. “Aku tidak pernah tahu duit yang Rp 6 miliar ini apa,” kata Ahok. Penggusuran itu dana dari kami, Rp 250.000 (tiap personel) yang membantu. APBD," kata Ahok Pernyataannya ini sekaligus membantah kabar PT Agung Podomoro Land Tbk membiayai aparat dalam penertiban Kalijodo. 

Menurut Ahok data fiktif tersebut berniat menggiring opini masyarakat bahwa Ahok telah menerima uang sebesar Rp 392 miliar dari Podomoro. Dalam  pemberitaan yang menyebutkan ia direncanakan menerima Rp 392 miliar. Namun, baru dibayarkan sebanyak 280 miliar rupiah. Ia merasa pemberitaan Tempo malah menggiring opini buruk tentangnya. Sisa Rp 173 miliar, berengsek, enggak, tuh? Makanya, saya mau tanya siapa yang keluarkan surat kayak gitu? Enggak ada tanda tangan, enggak ada apa lho. Ini penggiringan yang mengerikan," ucapnya kesal.

Ahok merasa pemberitaan Tempo malah menggiring opini buruk tentangnya. Sehingga, “Ahok ingin melaporkan Tempo ke kepolisian” atas pemberitaan tersebut. Tak hanya itu, “Ahok juga akan menggugat PT Agung Podomoro Land Tbk”, jika terbukti menyampaikan informasi itu ke penyidik KPK. Ini berarti lu fitnah gua lho. 

Dapat dari mana tulisan ini. Aku mau tahu kertas aslinya dari mana. Kalau Tempo bilang ini sumber dari KPK, berarti KPK harus dicari siapa yang bocorin. Saya akan cari. Kalau Agung Podomoro yang tulis seperti ini, saya akan gugat dia. Ini mesti jelas. Ini gila tulis gini. Betul, jahat banget," katanya.

Polda Metro Jaya Membantah Terima Dana Agung Podomoro Dalam Penertiban Kalijodo. 

Menangapi Isu miring yang berkembang. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono membantah adanya bantuan pendanaan dari pihak swasta kepada personel polisi dalam penertiban kawasan Kalijodo beberapa waktu yang lalu. Polda Metro Jaya dalam pengamanan penertiban di Kalijodo tidak pernah menerima bantuan dari manapun," katar Awi. Dalam pengamanan tersebut Polda Metro Jaya menggunakan anggaran Daftar Isian Pelaksanaan. Anggaran (DIPA) kontinjensi. untuk kegiatan pengamanan tersebut.

Hal ini ia kemukakan untuk menanggapi isu yang beredar mengenai adanya bantuan dana dari PT Agung Podomoro Land Tbk dalam penertiban kawasan tersebut. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pendanaan bagi personel TNI/Polri yang membantu pelaksanaan penertiban berasal dari APBD DKI Jakarta.

Postingan Populer

Sepak Terjang Erdogan Sebagai Pemimpin Turki

Sepak terjang erdogan sebagai pemimpin turki. Apa sajah yang telah dilakukan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sehingan dia pantas dikudeta oleh sebagian kecil militer turki, yang mana kudeta itu tidak di dukung oleh petinggi militer dan rakyat turki. Kudeta yang berlangsung malah tidak mendapatkan dukungan dari rakyat turki dan kudeta gagal.  Untuk mengetahui sepak terja sang presiden turki ini saya sampaikan beberpa atau bahkan sebahagian yang dilakukan Erdogan, untuk negaranya, seperti berikut: Bidang Ekonomi . Meningkatnya Produk Domestik Nasional Turki. Erdogan membawa negerinya melakukan lompatan ekonomi yang besar. Di tahun 2013, Produk Domestik Nasional Turki mencapai 100 M dolar Amerika. Angka tersebut sama dengan pendapatan gabungan 3 negara yang memiliki ekonomi terkuat di Timur Tengah; yaitu Arab Saudi, Uni Emirat arab, Iran, serta ditambah Yordan, Suriah dan Libanon. Meningkatakan Rangking Ekonomi Turki di dunia Dari rangking 111 dunia ke peringkat 16, p

AKP Ichwan Lubis Polisi Ganteng Beking Bandar Narkoba

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP Ichwan Lubis polisi ganteng beking narkoba ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) saat menerima dugaan suap miliaran rupiah dari bandar narkoba. Saat penangkapan, ditemukan uang senilai Rp 2,3 miliar. Selain itu, Ichwan diketahui memiliki rumah mewah dan uang sebesar Rp 8 miliar di rekening pribadinya.  Ichwan merupakan seorang anggota polisi berpangkat AKP dengan kehidupan yang mewah. Rumah Mewah AKP Ichwan Lubis, Polisi yang Diduga Terima Suap dari Bandar Narkoba. Ichwan tinggal tinggal di Jalan Tuasan (Komplek Telkom), Kelurahan Sidorejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, Medan, Nomor 71 D. Rumah dua lantai yang terlihat megah itu, tak ada orang di dalamnya. Sudah 10 tahun lebih Ichwan tinggal di sana.   Ichwan dikenal sebagai pribadi yang kurang bergaul di mata warga. Sehari-hari, warga menyebut Ichwan pergi bekerja pada pagi hari dan pulangnya malam. Menurut warga setempat dimana Ichwan tingal, Ichwan sering berganti g

Kegiatan Presiden Joko Widodo Di NTT

Sejarah Baru Natal Nasional Bersama Jokowi Dikupang, NTT. Jokowi Bikin Umat Kristiani di Kupang Riuh. Pada perayaan natal Nasional di kupan Nusa Tengara Timur, yang di hadiri oleh Presiden Joko Widodo, yang disambut dengan meriah, khusunya masyarakat kupang dan umumnya masyarakat NTT. sekitar 5000 warga Kota Kupang saat menerima kedatangan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kupang. Perayaan Natal Bersama Tingkat Nasional Tahun 2015 yang digelar di ‎ Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT.  Dalam akunnya Presiden jokowi mengatakan “Kita patut bersyukur merayakan Natal dalam keluarga Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika di mana leluhur bangsa Indonesia telah membuat ikrar satu nusa, satu bangsa, satu bahasa dan bukan satu agama. Mari kita meninggalkan kultur yang penuh kepalsuan, semu, kemunafikan, hanya mementingkan diri sendiri, dan kurang berbagi dengan sesama. Dari Kupang saya ucapkan sekali lagi: Selamat Hari Natal Tahun 2015

Wisata Pantai Batu Payung lombok Tengah NTB

Eksotis-nya Pantai Batu Payung  Pantai Batu Payung pernah dengar pantai ini, kenapa disebut pantai batu payung. Pantai ini berada di pingir laut dengan iconnya sebuah batu yang menyerupai pantai, tetapi tidak sama sekali seperti payung yang kita bayangkan kalau kita butuh untuk berteduh diwaktu panas maupun hujan. Tetapi pantai ini batunya menyerupai payung yang menjulang keatas dengan bagian bawahnya yang mengecil sebagai tegakan dari batu. Tempat wisata pantai batu payung ini merupakan tempat wisata paporit masyarakat lombok, baik turis lokal maupun touris manca negara. Pantai Batu Payung merupakan tempat wisata yang sudah tidak asing ditelinga kita, karena kemunculan di iklan rokok membuat masyarakat menjadi penasaran bagaimana keindahan sesungguhnya bila ditengok secara langsung. Pantai Batu Payung di Lombok Tengah, yang terkenal karena sebuah karang besar yang mirip payung di pesisirnya. Pantai Batu Payung bisa dikatakan primadona di kalangan pantai-p

Siapa cawagub pendamping Ahok 2017

Memilih cawagub Ahok Ahok sebenarnya   Ingin Didampingi Djarot Saiful Hidayat untuk cawagub ahok 2017 Ahok Sudah minta restu ke Megawati. Disaat status Djarot belum jelas, Ahok ternyata telah mempersiapkan calon wakil gubernur yang lain. Heru Budi Hartono Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah DKI Jakarta (BPKAD) dan juga mantan walikota jakarta utara. Namanya   menjadi santer akhir ini karena Ahok (BasukiTjahaja Purnama) berencana Heru mendampinginnya menjadi calon wakil gubernur pasangannya. Sedangkan menurut Heru, Kalau itu perintah Pak Gubernur saya siap mendampinginya,Bismillah, menjadi cawagub di Pemilihan Kepala Daerah DKI 2017. dikantornya lantai 7, Blok G, Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat. Namun   Heru tetap berharap agar Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tetap menjadi pendamping Ahok. "Saya doakan Pak Ahok-Djarot direstui," ungkapnya. Heru Budi Hartono menjelaskan, memilih PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta meman

Relatif Post